Root juga bukan persyaratan untuk sekadar mencoba resolver DNS publik melalui metode yang disediakan sistem. Justru, menggunakan fitur bawaan Android merupakan pendekatan yang lebih sederhana karena tidak perlu memberikan akses sistem tambahan kepada aplikasi pihak ketiga.
Jika tidak ada perubahan setelah mengganti DNS, jangan terus-menerus mengganti resolver dengan harapan kecepatan internet akan meningkat. Kemungkinan masalah berada di bagian lain dari koneksi.
Periksa beberapa hal berikut:
Untuk koneksi seluler, perpindahan dari lokasi dengan sinyal lemah ke area dengan penerimaan lebih baik sering memberikan dampak yang jauh lebih besar daripada mengganti DNS.
Jika DNS alternatif membuat koneksi bermasalah, Anda dapat mengembalikan pengaturan DNS Pribadi.
Setelah itu, perangkat akan kembali menggunakan konfigurasi DNS otomatis yang disediakan oleh jaringan sesuai mekanisme perangkat dan koneksi yang digunakan.
Mengganti DNS layak dicoba ketika Anda ingin membandingkan resolver yang digunakan perangkat atau mengalami masalah yang kemungkinan berkaitan dengan resolusi domain. Pengaturannya mudah dan pada Android yang mendukung DNS Pribadi dapat dilakukan tanpa root.
Namun, DNS bukan tombol ajaib untuk mempercepat seluruh koneksi internet. Kecepatan unduhan, kualitas streaming, dan ping game tetap dipengaruhi banyak faktor lain.
Pendekatan yang lebih tepat adalah menguji DNS secara langsung pada jaringan yang Anda gunakan. Jika hasilnya lebih responsif dan tidak menimbulkan masalah kompatibilitas, konfigurasi tersebut dapat dipertahankan. Jika tidak ada perbedaan atau muncul masalah pada aplikasi tertentu, Anda dapat kembali menggunakan pengaturan DNS otomatis.