Aktivis di Prancis Gelar “Pemakaman” untuk Windows 10, Kritik Budaya Konsumsi Teknologi

Aktivis di Prancis Gelar “Pemakaman” untuk Windows 10, Kritik Budaya Konsumsi Teknologi

Sejumlah aktivis di Prancis menggelar aksi unik dan simbolis dengan mengadakan “pemakaman” untuk sistem operasi Windows 10. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap siklus pembaruan teknologi yang dinilai terlalu cepat, serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat.

Dalam aksi tersebut, para peserta membawa peti mati tiruan yang dihiasi logo Microsoft dan ornamen khas sistem operasi lama. Mereka mengenakan pakaian serba hitam layaknya upacara pemakaman sungguhan, lengkap dengan prosesi berjalan kaki di jalanan kota. Suasana dibuat dramatis, seolah-olah benar-benar mengantarkan “kepergian” Windows 10.

Aksi ini bukan tanpa alasan. Para aktivis menyoroti kebijakan penghentian dukungan untuk Windows 10 di masa mendatang, yang mendorong pengguna untuk beralih ke sistem yang lebih baru. Menurut mereka, hal ini berpotensi meningkatkan limbah elektronik karena banyak perangkat lama yang dianggap tidak lagi kompatibel atau optimal untuk sistem terbaru.

“Ini bukan hanya tentang software, tapi tentang bagaimana perusahaan teknologi memaksa masyarakat untuk terus membeli perangkat baru,” ujar salah satu peserta aksi. Mereka juga menekankan bahwa masih banyak komputer yang sebenarnya masih layak pakai, namun terancam menjadi tidak berguna akibat kebijakan tersebut.

Selain isu lingkungan, aksi ini juga menyinggung kesenjangan digital. Tidak semua orang mampu membeli perangkat baru atau melakukan upgrade sistem, sehingga kebijakan seperti ini dianggap dapat memperlebar jurang akses teknologi.

Aksi “pemakaman” ini pun menarik perhatian publik dan media, karena pendekatannya yang kreatif dan menyentil. Dengan simbol yang kuat, para aktivis berharap masyarakat mulai mempertanyakan pola konsumsi teknologi yang selama ini dianggap wajar.

Melalui aksi tersebut, mereka mengajak pengguna untuk lebih bijak dalam menggunakan perangkat, mempertimbangkan alternatif seperti perpanjangan usia perangkat, serta mendorong perusahaan teknologi untuk lebih bertanggung jawab terhadap dampak produk mereka.

36f7dd9bcd4b3061d76f960ad6cf2e9f_1.jpg
Published: 4 Mei 2026 pukul 13.32
Author: admin
Rating:
34
You are not logged in. You must be logged in to comment.