Lenovo ThinkCentre X Ultra Resmi, Mini PC AI dengan Ryzen AI Max+ PRO 495 dan RAM 128GB

Lenovo ThinkCentre X Ultra

Lenovo ThinkCentre X Ultra Resmi, Mini PC AI dengan Ryzen AI Max+ PRO 495 dan RAM 128GB

Lenovo memperkenalkan ThinkCentre X Ultra di ajang IFA 2026, Berlin. Mini PC berukuran sekitar 1,6 liter ini dirancang bukan sekadar untuk pekerjaan kantor, tetapi juga untuk menghadapi kebutuhan AI lokal dan agentic AI di lingkungan bisnis.

Daya tarik utamanya terletak pada penggunaan AMD Ryzen AI Max+ PRO 495, GPU terintegrasi Radeon 8065S, serta unified memory hingga 128GB LPDDR5X-8533 pada konfigurasi ThinkCentre X Ultra. Lenovo juga menawarkan kemampuan menghubungkan hingga empat unit sehingga kapasitas memori gabungannya dapat mencapai 512GB.

ThinkCentre X Ultra Bukan Mini PC Biasa

Lenovo menempatkan ThinkCentre X Ultra sebagai bagian dari generasi baru desktop bisnis yang ditujukan untuk era agentic AI. Konsepnya berbeda dari mini PC konvensional yang biasanya berfokus pada pekerjaan ringan, multimedia, atau produktivitas sehari-hari.

Perangkat ini dirancang agar pengembangan dan pemrosesan AI dapat dilakukan lebih dekat dengan pengguna. Artinya, sebagian beban kerja dapat dijalankan secara lokal di perangkat, sementara pekerjaan tertentu tetap dapat menggunakan cloud.

Pendekatan tersebut sejalan dengan strategi Hybrid AI Lenovo, yaitu membagi beban komputasi antara perangkat lokal, edge, infrastruktur on-premises, dan layanan cloud sesuai kebutuhan.

Spesifikasi Lenovo ThinkCentre X Ultra

Komponen Spesifikasi
Prosesor AMD Ryzen AI Max+ PRO 495
CPU 16-core / 32-thread Zen 5
Kecepatan Boost Hingga 5,2 GHz
GPU AMD Radeon 8065S Graphics
Graphics Compute Units 40 CU
NPU Hingga 55 TOPS
Memori Hingga 128GB LPDDR5X-8533
Penyimpanan Hingga 2× M.2 2280 Gen5
Jaringan Ethernet hingga 10Gb
Wireless Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4
Thunderbolt 2× Thunderbolt 4
Ukuran 183 × 183 × 51 mm
Volume Sekitar 1,6 liter
Bobot Sekitar 2 kg
Sistem operasi Windows 11 atau Linux
Spesifikasi utama Lenovo ThinkCentre X Ultra.

AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 Jadi Otak Utamanya

ThinkCentre X Ultra menggunakan AMD Ryzen AI Max+ PRO 495, prosesor yang memiliki 16 core dan 32 thread berbasis arsitektur Zen 5. AMD mencatat chip tersebut mampu mencapai boost clock hingga 5,2 GHz dan memiliki Radeon 8065S dengan 40 Graphics Compute Units.

Untuk kebutuhan AI, prosesor ini mempunyai NPU hingga 55 TOPS. AMD juga mencantumkan dukungan unified memory hingga 192GB pada platform prosesornya, meskipun konfigurasi ThinkCentre X Ultra yang diperkenalkan Lenovo saat ini mencapai 128GB.

Kombinasi CPU, GPU terintegrasi besar, dan unified memory membuat pendekatan perangkat ini cukup berbeda dibandingkan PC mini yang menggunakan prosesor mobile dengan GPU terintegrasi kelas umum.

RAM 128GB untuk Menjalankan AI Lokal

Salah satu bagian paling menarik dari ThinkCentre X Ultra adalah kapasitas memorinya. Lenovo menawarkan hingga 128GB unified memory LPDDR5X-8533.

Unified memory sangat berguna untuk beban kerja AI karena CPU dan GPU dapat mengakses ruang memori yang sama. Dalam skenario tertentu, hal tersebut dapat mengurangi kebutuhan pemindahan data antara memori sistem dan VRAM seperti pada konfigurasi PC dengan GPU diskrit.

Bagi pengembang AI, kapasitas sebesar ini membuka peluang untuk menjalankan model yang lebih besar secara lokal, melakukan eksperimen dengan berbagai model, serta menjalankan beberapa proses AI secara bersamaan tanpa langsung bergantung pada layanan cloud.

Bisa Digabung Menjadi Cluster 4 Unit

Fitur yang membuat ThinkCentre X Ultra semakin menarik adalah kemampuan untuk menggunakan hingga empat unit dalam satu cluster.

Jika empat unit menggunakan konfigurasi 128GB, kapasitas memori gabungannya dapat mencapai 512GB. Konsep tersebut ditujukan untuk kebutuhan AI yang lebih berat, termasuk pengembangan model, menjalankan lebih banyak agent, menangani permintaan secara bersamaan, atau menggunakan konteks model yang lebih besar.

Dengan demikian, Lenovo tidak hanya menawarkan sebuah mini PC, tetapi juga menyediakan jalur peningkatan komputasi dengan menambahkan beberapa unit ketika kebutuhan AI berkembang.

Dirancang untuk AI dan Pengembang

ThinkCentre X Ultra dibekali AMD Ryzen AI Developer Center untuk membantu pengembang mengakses model AI, tools, serta workflow pengembangan yang telah disiapkan.

Lenovo juga menyediakan pilihan Windows 11 maupun Linux. Pilihan Linux menjadi menarik bagi developer dan peneliti yang membutuhkan lingkungan pengembangan lebih fleksibel untuk berbagai framework AI.

Dari sisi bisnis, dukungan AMD PRO, ThinkShield dan DASH manageability membuat perangkat ini lebih cocok ditempatkan dalam lingkungan perusahaan dibandingkan mini PC konsumen biasa.

Konektivitas Lengkap untuk Workstation Mini

Meskipun berukuran kecil, konektivitas ThinkCentre X Ultra tergolong serius. Perangkat ini menyediakan dua port Thunderbolt 4, USB-C, USB-A, DisplayPort 2.1, HDMI 2.1, Ethernet, konektor audio, serta opsi port tambahan.

Untuk koneksi jaringan nirkabel, perangkat mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4. Ethernet berkecepatan hingga 10Gb juga membuatnya lebih siap digunakan dalam lingkungan kerja yang membutuhkan transfer data besar.

Harga ThinkCentre X Ultra

Lenovo menetapkan harga awal ThinkCentre X Ultra sebesar US$3.699 dengan ketersediaan mulai November 2026.

Jika menggunakan kurs sekitar Rp17.777 per US$1 pada data kurs transaksi Bank Indonesia 4 September 2026, harga tersebut setara dengan sekitar Rp65,7 juta. Angka tersebut hanya merupakan konversi kasar dan belum memperhitungkan pajak, biaya impor, distribusi, serta harga resmi di Indonesia.

Harga tersebut juga merupakan harga awal. Konfigurasi dengan kapasitas RAM dan penyimpanan lebih tinggi tentunya berpotensi memiliki harga yang jauh lebih mahal.

Apakah ThinkCentre X Ultra Cocok untuk Gamer?

Secara teknis, Radeon 8065S dengan 40 Compute Units membuat ThinkCentre X Ultra memiliki kemampuan grafis yang jauh lebih serius dibandingkan banyak mini PC kantor. Namun, fokus utama perangkat ini tetap pada AI, pengembangan software dan workstation bisnis.

Jadi, jika tujuan utamanya adalah gaming, mini PC gaming dengan GPU diskrit kemungkinan masih lebih menarik. ThinkCentre X Ultra lebih masuk akal bagi pengguna yang membutuhkan kombinasi CPU multi-core, GPU terintegrasi besar, unified memory berkapasitas tinggi, dan akselerasi AI.

Kelebihan ThinkCentre X Ultra

  • Ukuran sangat ringkas dengan volume sekitar 1,6 liter.
  • AMD Ryzen AI Max+ PRO 495 dengan 16 core dan 32 thread.
  • Radeon 8065S dengan 40 Graphics Compute Units.
  • NPU hingga 55 TOPS untuk akselerasi AI.
  • Unified memory hingga 128GB pada konfigurasi Lenovo.
  • Mendukung SSD M.2 Gen5 hingga dua drive.
  • Mendukung Wi-Fi 7, Thunderbolt 4 dan Ethernet hingga 10Gb.
  • Bisa dikembangkan menjadi cluster hingga empat unit.
  • Tersedia pilihan Windows 11 dan Linux.
  • Fitur keamanan dan pengelolaan perangkat untuk lingkungan bisnis.

Kekurangan yang Perlu Diperhatikan

  • Harga awalnya sangat tinggi untuk ukuran sebuah mini PC.
  • RAM unified memory bukan komponen yang ditujukan untuk upgrade pengguna secara konvensional.
  • GPU terintegrasi tetap memiliki karakteristik berbeda dibandingkan workstation dengan GPU diskrit kelas atas.
  • Potensi harga di Indonesia dapat meningkat setelah pajak dan biaya distribusi.
  • Manfaat konfigurasi 128GB baru terasa maksimal pada workload berat seperti AI dan pengembangan profesional.

Dampaknya untuk Pengguna Indonesia

ThinkCentre X Ultra menunjukkan bahwa arah perkembangan mini PC mulai berubah. Perangkat berukuran kecil tidak lagi hanya ditujukan untuk pekerjaan Office, browsing, kasir, atau media center.

Dengan unified memory besar dan akselerasi AI, mini PC kini mulai diarahkan untuk menjadi workstation AI berukuran ringkas. Hal ini menarik bagi developer, perusahaan, peneliti, kreator teknologi, maupun institusi pendidikan yang ingin menguji AI secara lokal.

Namun, harga sekitar Rp65,7 juta untuk harga awal membuat perangkat ini belum menjadi pilihan realistis bagi mayoritas pengguna rumahan di Indonesia. Untuk penggunaan sehari-hari, mini PC dengan Ryzen 5 atau Ryzen 7 tetap jauh lebih ekonomis.

ThinkCentre X Ultra lebih tepat dilihat sebagai perangkat profesional yang menawarkan kombinasi komputasi lokal, kapasitas memori besar dan kemampuan AI dalam bodi yang sangat ringkas.

Mini PC yang Mengarah ke Era AI Lokal

Lenovo ThinkCentre X Ultra menjadi salah satu contoh bagaimana PC bisnis mulai beradaptasi dengan kebutuhan AI generasi baru. Ryzen AI Max+ PRO 495 memberikan CPU 16-core, GPU Radeon 8065S dan NPU hingga 55 TOPS, sementara unified memory hingga 128GB memberikan ruang lebih besar untuk menjalankan workload AI.

Kemampuan menggabungkan hingga empat unit juga menunjukkan bahwa Lenovo tidak hanya mengejar performa sebuah komputer tunggal. Sistem tersebut dirancang agar pengguna profesional dapat meningkatkan kapasitas komputasi ketika kebutuhan AI mereka semakin besar.

Dengan peluncuran yang dijadwalkan pada November 2026, ThinkCentre X Ultra menarik untuk dipantau, terutama jika Lenovo nantinya membawa konfigurasi dan harga resminya ke pasar Indonesia.

Buat pembaca IndoTrik: kalau kamu sedang mencari mini PC untuk AI lokal, jangan hanya melihat jumlah core atau kapasitas RAM. Perhatikan juga kemampuan GPU, bandwidth memory, NPU, dukungan software AI, konektivitas, dan apakah perangkat dapat di-upgrade atau dikembangkan ketika kebutuhan komputasi meningkat.

BAGIKAN
Sebarkan artikel bermanfaat ini ke teman-temanmu
URL artikel akan disertakan saat membagikan
Rating:
69
Anda belum login. Silakan masuk untuk memberikan komentar.
Last search
Menyembunyikan
Airdrop
Spark
lacak hape
Lala widy
Hilang
X plore
lacakhape
teknologi+5g
Hd