Snapdragon 8 Elite 2 diprediksi membawa peningkatan besar pada performa, AI, gaming, kamera, dan konektivitas sehingga siap menjadi chipset flagship Android generasi berikutnya.

Snapdragon 8 Elite 2 diprediksi membawa peningkatan besar pada performa, AI, gaming, kamera, dan konektivitas sehingga siap menjadi chipset flagship Android generasi berikutnya.

Kemunculan V Series menunjukkan bahwa Qualcomm terus memperluas strategi Snapdragon 8 untuk memenuhi kebutuhan perangkat dengan karakteristik berbeda.

Xiaomi resmi memperkenalkan Xring O3, chipset flagship 3nm dengan CPU 10-core, GPU G2-Ultra NX, NPU hingga 200 TOPS, dukungan LPDDR6, dan klaim skor AnTuTu sekitar 5,22 juta. Chip ini akan digunakan Xiaomi 18 Fold dan menjadi senjata baru Xiaomi untuk menantang dominasi Qualcomm serta MediaTek.

Exynos 2700 dikabarkan membawa peningkatan besar dan bahkan diklaim mampu mengungguli Snapdragon 8 Elite Gen 6 hingga 19 persen dalam pengujian multicore. Chip Samsung ini juga disebut lebih unggul dalam GPU, AI, dan efisiensi daya.

Xiaomi 18 Fold dipastikan menjadi salah satu smartphone paling menarik yang akan hadir pada September 2026. Bukan hanya karena mengusung desain ponsel lipat, perangkat ini juga akan membawa kombinasi teknologi yang tergolong baru di industri smartphone, yakni <strong>memori LPDDR6 dari CXMT

MediaTek Dimensity 9600 Pro resmi meluncur dengan proses 2nm, CPU all-big-core hingga 4,55 GHz, dual-NPU, AI on-device hingga 30 miliar parameter, GPU baru, serta dukungan LPDDR6 dan UFS 5.0. Berikut teknologi dan dampaknya bagi smartphone flagship.
